Tuesday, October 25, 2016

Tips hemat bahan bakar sepeda motor


Supra X 125R full tank Rp 20.000 premium (2015) = 203 km. Indicator bensin menunjukkan masih sisa 2 strip atau garis
Tips irit bahan bakar
  1. Putaran idel diturunkan dari standar, indikatornya saat menyetel putaran idel perhatikan spion jangan sampai getaran spion terlalu besar
  2. Jaga kecepatan mesin saat di jalan 60 km/jam, untuk jalan kota maksimal 40 km/jam, jangan sering akselerasi mendadak misalnya saat lampu hijau langsung digas
  3. Minimalkan menginjak rem atau deselerasi (Bahasa Jerman nya = nglorot gas). Untuk melaju lagi gas membuka lebih besar, angkatan pertama membutuhkan suplai bensin banyak.
  4. Cium bau knalpot, jika masih ada bau bensin servis sepeda motor, minimal setel campuran bahan bakar dan panjeran gas, bersihkan busi. Jika ini tidak mengatasi bersihkan karburator, semprot saringan uadra dengan udara bertekanan
  5. Yang jarang diperhatikan adalah rantai, bersihkan rantai dari kotoran oli kental, debu, pasir lap dengan kain, stel tegangan rantai, setelah itu baru lumasi rantai dengan oil chain. Putar roda apakah berputar dengan lancar bila berputar sampai tiga putaran dipastikan motor nyaman untuk dikendarai. Tidak dianjurkan melumasi rantai dengan oli bekas. Saya  pernah gunakan oli bekas, rantai kering setelah menempuh 30 km, oli bekas mengandung serbuk besi kikisan dari silinder mesin bila berhubungan dengan pin rantai dan sprocket menyebabkan aus yang pernah saya alami rantai cepat kering dan molor/kendur.
  6. Ganti oli mesin tiap 1000 km atau 2 bulan sekali. Oli dapat rusak karena bercampur dengan bram-bram dari silinder yang terkikis dan oleh panas mesin sehingga pelumasan tidak maksimal. Oli yang mengandung kotoran dapat mengikis silinder, menyebabkan kebocoran kompresi sehingga tenaga mesin turun. Maka dari itu penggantian oli memang perlu
  7. Gunakan oli dengan SAE dibawah standar mesin artinya yang memiliki viskositas dibawah rekomendasi pabrikan sepeda motor. Yang saya gunakan yaitu olinya motor matic. Tarikan gas lebih enteng, laju stabil (Bahasa Jerman nya = nlisir)  pada 60 km/jam saat deselerasi. Sy tidak merekomendasikan oli ini untuk jarak tempuh lebih 30 km dan pengendara yang sering ngebut diatas 80 km/jam karena mesin cepat  panas.
 
Baterai bisa awet sampai 6 tahun kurang
Tips baterai awet
  1. Matikan lampu di siang hari, ini membuat dilema karena adanya peraturan pemerintah tentang menghidupkan lampu sepeda motor siang hari.
  2. Jangan sering mengerem, lampu rem menyedot banyak listrik karena watt nya besar
  3. Gunakan kick stater, elektrik stater digunakan jikalau saat trafficlight mesin tiba-tiba mati, kita tidak perlu menetralkan gigi karena  elektrik stater yang kita gunakan saat mesin mati di tengah jalan.
  4. Jangan tambah asesoris lain pada motor, misalnya: klakson keong, lampu dengan watt besar, auto lighter dan carger mobil seperti yang saya gunakan (aki hanya berumur 1 tahun lebih 7 bulan.
Itu semua yang saya terapkan pada sepeda motor saya. Satu minggu saya gunakan pulang dan pergi Wates-Jogja 10 kali, total menempuh minimal 300 km tiap minggu

No comments:

Post a Comment